Jenis Burung Prenjak

Jenis Burung Prenjak – Prenjak merupakan nama sekelompok burung kecil yang kerap kita lihat disekitar rumah. Burung prenjak terdiri dari 23 spesies yang tersebar diseluruh Dunia dan beberapa spesies diantaranya bisa kita jumpai di Indonesia.

Ada banyak sekal kicaumania yang belum tahu apa saja jenis-jenis prenjak yang bisa ditemukan di Tanah Air ini. Oleh karena itu, Zonahewan.com akan membagikan sedikit ulasan tentang macam-macam burung prenjak. Jadi untuk sobat yang penasaran, silahkan simak terus artikel berikut ini.

Jenis Burung Prenjak

1. Prenjak Lumut

Prenjak Lumut

Prenjak lumut memiliki nama asli cinenen pisang. Sedangkan dalam bahasa Inggris ia dikenal dengan nama Common Tailorbird atau burung penjahit karena saat membuat sarang ia akan menjahit dedaunan.

Burung kecil ini mempunyai habitat hutan sekunder, perkebunan hingga disekitar pekarangan. Hidup secara berpasangan dan kerap terlihat bergerak lincah diantara ranting pohon ketika mencari makanan berupa aneka serangga kecil, laba-laba dan ulat.

Meski termasuk burung kecil namun suara burung prenjak lumut terdengar cukup nyaring. Sang jantan biasanya memiliki suara yang beragam, sedangkan si betina umumnya mengeluarkan suara monoton dengan ritme yang cepat.

Walaupun sering terlihat berkeliara disekitar pekarang rumah, ternyata burung ini tidak mudah beradaptasi dengan manusia, terlebih jika hasil tangkapan dewasa.

Nah, tips untuk sobat yang tentang ingin memelihara prenjak lumut, sebaiknya pelihara sejak ia masih kecil atau anakan. Dengan cara tersebut burung akan terbiasa dengan manusia.

Ciri-ciri Prenjak Lumut

  • Panjang tubuh sekitar 10 cm
  • Bulu dahi berwarna merah karat
  • Sisi kepala berawarna abu-abu keputihan
  • Punggung, sayap dan ekor berwarna hijau zaitun
  • Tubuh bagian bawah berwarna putih.

2. Prenjak Kepala Merah

Prenjak Kepala Merah

Cinenen kelabu atau yang kita kenal dengan prenjak kepala merah atau prenjak atas merupakan jenis burung prenjak yang populer di Indonesia. Burung ini terlihat mirip dengan prenjak lumut, namun mempunyai tubuh yang lebih besar.

Burung ini memiliki habitat di pinggir hutan, hutan terbuka, hutan mangrove, tumbuhan sekunder, semak-semak tepi pantai, perkebunan hingga rumpun bambu.

Prenjak kepala merah ini terkenal dengan suaranya yang merdu, nyaring dan bervareasi. Namun menurut beberapa sumber burung imut ini cukup sulit untuk dirawat.

Ciri-ciri Prenjak Kepala Merah :

  • Bulu bagian kepala berwarna merah karat
  • Punggung, sayap dan ekor berwarna abu-abu kehitaman
  • Tenggorokan dan dada berwarna bau-abu
  • Perut hingga tunggir berwarna putih.
  • Paruh dan kaki terlihat ramping dan berwarna merah karat.

3. Prenjak Emas

Prenjak Emas

Prenjak Emas atau Cinenen Gunung merupakan salah satu jenis prenjak yang bisa kita jumpai di Indonesia. Selain di Tanah Air, prenjak emas juga bisa dijumpai diberbagai negara lain, diantaranya India, Bangladesh, Bhutan, Myanmar, Thailand, Tiongkok, Kamboja, Vietnam, Laos, Filipina dan Malaysia.

Jenis burung prenjak emas mempunyai habitat di rumpun-rumpun bambu, semak belukar hingga disekitar wilayah pegunungan dengan ketinggian antara 1.000 – 1.500 meter dari permukaan laut.

Ciri-ciri Prenjak Emas :

  • Ukuran tubuh kecil, yaitu sekitar 12 cm
  • Bulu dibawah dagu, leher hingga dada berwarna putih keabu-abuan
  • Bulu bagian perut, sisi tubuh hingga tunggir bewarna kekuningan
  • Bulu dibagian dahi berwarna hjingga atau merah karat
  • Terdapat alis mata berwarna putih

4. Prenjak Gunung

Jenis Prenjak Gunung

Prenjak gunung atau Cigun memiliki nama ilmiah Prinia superciliaris, ia adalah satu satu spesies burung yang berasal dari keluarga Cisticolidae. Dibandingkan dengan jenis burung prenjak yang lain, prenjak gunung memiliki postur yang lebih besar, ukuran tubuhnya mencapai 16 cm.

Burung ini mendiami wilayah perbukitan dan pegunungan, di pulau Sumatra keberadaan prenjak gunung ditemukan pada ketinggian antara 600 – 2.500 m dpl. Namun di provinsi Aceh burung ini dapat ditemukan diwilayah yang lebih rendah.

Menurut para kicaumania, prenjak gunung memiliki suara yang vareatif dan sifat beratarung yang kuat, bahkan pada umumnya prenjak jenis ini lebih unggul dibandingkan dengan jenis yang lain.

Ciri-ciri Prenjak Gunung :

  • Postur tubuh besar, yaitu sekitar 15-16 cm.
  • Tubuh bagian atas di dominasi dengan bulu berwarna cokelat.
  • Tubuh bagian bawah putih keabu-abuan.
  • Ekor panjang.
  • Kaki panjang dan ramping berwarna merah mudah.

5. Prenjak Jawa

Prenjak Jawa

Prenjak jawa disebut juga dengan nama ciblek ini tak kalah populer dengan jenis burung prenjak lainya.

Spesies ini bisanya hidup liar di wilayah terbuka mulai dari peladangan, perkebunan, hutan sekunder, taman hingga pekarangan sekitar rumah warga.

Prenjak jawa sering terlihat dalam kelompok kecil, dua atau tiga ekor. Burung ini kerap kali kejar-kejaran dipepohonan kecil disekitar rumah. Mencari mengsa berupa serangga kecil dan ulat di dedauan.

Ciri-ciri Prenjak Jawa :

  • Memiliki tubuh kecil dan ramping, panjang total sekitar 13 cm.
  • Tubuh bagian atas di dominasi dengan bulu berwarna cokelat hijau zaitun.
  • Bagian tenggorokan dan dada berwarna putih, sedangkan perut hingga tunggir berwarna kekuningan.
  • Sisi tubuhnya berwana keabu-abuan.
  • Dibagian sayap terdapat dua garis putih yang khas.
  • Ekor terlihat panjang, tipis dengan ujung berwarna hitam dan putih.

6. Perenjak Padi

Perenjak padi

Prinia inornata atau Perenjak padi merupakan spesies prenjak yang kerap terlihat di wilayah pesawahan. Burung ini juga dikenal dengan nama ciblek sawah atau prenjak sawah.

Selain di pesawahan ia juga kerap terlihat di wilayah terbuka seperti padang rumput tinggi, paya-paya riparian, rawa gelagah, dan kebun jagung. Kebiasaan prenjak padi yaitu berkicau di batang gelagah yang tinggi, pucuk semak, atau sambil terbang.

Ciri-ciri Prenjak Padi :

  • Memiliki postur tubuh sedang, panjangnya sekitar 15 cm.
  • Tubuh bagian atas di dominasi dengan bulu yang berwarna cokelat keabu-abuan buram.
  • Sisi tubuh bagian bawah berwarna putih pucat.
  • Kaki berwarna kekuningan dan memiliki ekor yang cukup panjang.

Itulah beberapa jenis burung prenjak yang populer di Indonesia. Kira-kira sobat mau pelihara yang mana nih?

Setiap jenis memiliki karakteristik masing-masing, baik dari segi fisik maupun dari suara kicaunya. Jadi pertimbangkan yang matang dulu sebelum sobat putuskan untuk memeliharanya ya.

Tinggalkan komentar