Zona Hewan Seseorang yang hidup di desa, hobi menulis, memelihara aneka hewan dan senang bertani organik !

Makanan Ikan Cupang

6 min read

Makanan Ikan Cupang

Makanan Ikan Cupang – Betta Sp. atau yang kita kenal dengan nama ikan cupang merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang sangat populer.

Ikan ini sangat mudah ditemukan diberbagai daerah, karena hampir semua pedagang ikan hias mengkoleksinya.

Tau gak sih kenapa ikan cupang digemari? Setidaknya ada dua faktor yang membuat ikan ini sangat digemari, yang pertama yaitu karena penampilannya yang indah.

Yaps, kita semua tahu bahwa cupang memiliki penampilan yang cantik, terutama untuk jenis ikan cupang hias. Sirip dan ekornya menjumbai panjang serta warnanya yang bervareasi sehingga terlihat atraktif.

Sedangkan faktor yang kedua yaitu karena ikan ini mudah dirawat dan tidak rewel. Ia tidak membutuhkan wadah khusus, tidak rewel dengan kadar ph maupun suhu air dan tidak bergantung pada aerator.

Meskipun terlihat mudah, namun kita tidak boleh sembarang ketika merawatnya. Terutama dalam pemilihan makanan ikan cupang. Kenapa? Karena makanan yang bergizi akan membuat tetap sehat, tumbuh dengan baik, warna tubuhnya semakin tajam, dan membuat sirip serta ekornya tumbuh lebih indah.

Nah, dari sekian banyak jenis pakan cupang, mana sih yang paling baik? Penasarankan? Silahkan simak daftar terbaiknya berikut ini.

Makanan Ikan Cupang Agar Cepat Besar

Berikut ini daftar pakan ikan cupang yang wajib kamu coba :

1. Udang

Makanan Ikan Cupang Udang
Sumber : Pasardana.id

Hah..udang? gak salah nulis min? Enggak dong, udah merupakan salah satu pakan terbaik untuk ikan cupang. Makanan ini dipercaya mampu membuat cupang tumbuh dengan baik.

Hal ini pernah dikonfirmasi oleh Lazuardi Betta Concept melalui stories Instagramnya, yang menyebutkan bahwa undang bisa membuat cupang tumbuh dengan baik. Warnanya pun lebih indah dan sirip serta ekornya tumbuh lebih cepat.

Oh iya, perlu diketahui, Lazuardi Betta Concept merupakan breeder dan seller ikan cupang paling TOP di Indonesia. Jadi informasi yang dikemukakan olehnya bisa dipercaya.

Cara pemberian makanan ikan cupang berupa udang ini sangat mudah, yaitu dengan memotong daging udang sekecil mungkin agar mudah dimakan oleh ikan. INGAT, daging udang saja, jadi kulit udangnya tidak diikutkan.

Jenis makanan ini sangat simple, mudah didapat, harganya tidak terlalu mahal dan juga mudah untuk disimpan.

2. Cacing Sutra

Cacing Sutra
Sumber : Hiyong.com

Pakan cupang terbaik selanjutnya yaitu Cacing Sutra. Mimin yakin kalian sudah tidak asing dengan cacing satu ini, sebab cacing sutra sering kali menjadi pakan utama ikan hias.

Cacing sutra memiliki nama latin Tubifex sp, sedangkan dikalangan masyarakat ia juga dikenal sebagai cacing rabut. Tubuhnya berukuran pendek sekitar 1-3 cm dan berwarna merah.

Cacing ini hidup ditempat berlumpur yang digenangi air, biasanya ditemukan secara bergerombol. Jika diperhatikan dengan mata telanjang, bagian ekor dan kepala susah dibedakan. Ketika disentuh terasa lembut layaknya sutra.

Untuk mendapatkan cacing sutra kalian bisa mencarinya di selokan yang tergenang air atau tempat semacamnya. Namun apabila jijik, kalian bisa membelinya dipedagang ikan hias terdekat atau langsung pada pembudidaya cacing sutra disekitar wilayah kalian.

Apa sih manfaat cacing sutra untuk cupang? Cacing ini sangat bermanfaat untuk cupang anakan atau cupang muda agar pertumbuhannya cepat besar.

3. Jentik Nyamuk

Jentik Nyamuk

Jentik nyamuk atau larva nyamuk merupakan salah satu pakan terbaik untuk ikan hias. Ia memiliki kandungan protein yang tinggi sehingga bagus untuk pertumbuhan ikan cupang, khusus untuk yang masih anakan.

Untuk mendapatkan jentik nyamuk, kalian harus mencarinya sendiri atau membudidayakannya sendiri. Kenapa? karena jarang sekali ada pedagang yang menjualbelikannya.

Alasanya simple, yaitu karena jentik nyamuk tidak bertahan lama. Hanya mampu bertahan beberapa hari saja sebelum ia berubah menjadi pupa. Dan pupa atau kepompong nyamuk tidak baik diberikan pada ikan cupang.

Membudidayakan jentik nyamun sebenarnya sangat mudah, siapapun bisa melakukannya. Yang dibutuhkan hanya wadah dan air. Caranya isi wadah tersebut menggunakan air yang agak kotor, lalu simpan di tempat yang gelap dalam beberapa hari.

Jika sudah berselang beberapa hari, silahkan dilihat, apabila sudah ada jentik-jentik nyamuk silahkan langsung diberikan pada ikan.

Oh iya, kenapa gak pakai air bersih? Apabila menggunakan air bersih di khawatirkan mengundang nyamuk demak berdarah.

4. Cacing Darah

Cacing Darah

Cacing Darah atau Bloodworm sebenarnya bukanlah dari keluarga cacing, melainkan dari keluarga lalat nematocera. Lalat ini mirip sekali dengan nyamuk, namun ia tidak memiliki mulut yang panjang seperti nyamuk.

Kenapa disebut cacing darah? karena penampilannya memang mirip cacing dan berwarna merah darah yang sangat khas.

Menurut beberapa ahli, cacing darah memiliki kandungan protein yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan pakan cupang lain. Jadi kurang cocok jika dijadikan sebagai pakan cupang muda.

Namun dilain sisi, cacing darah dipercaya mampu membuat warna cupang lebih menarik sehingga sangat bagus diberikan pada cupang dewasa, khususnya cupang hias.

Untuk mendapatkan cacing darah kalian bisa membelinya secara online maupun offline. Biasanya pakan ini dijual dalama keadaan beku ataupun kering.

Sedangkan untuk yang ingin membudidakannya tentu harus belajar terlebih dulu, sebab caranya lebih rumit jika dibandingkan dengan budidaya jentik nyamuk.

5. Artemia

Artemia

Artemia merupakan hewan jenis udang yang berukuran sangat kecil. Ukuran Artemia yang baru menetas hanya sekitar 0,35 mm – 0,45 mm, sedangkan yang sudah dewasa panjangnya mencapai 10-12 mm atau setara 1-1,2 cm.

Dengan ukuran yang kecil artemia sangat cocok digunakan sebagai pakan burayak atau anakan ikan cupang yang belum lama menetas.

Selain karena mudah dimakan, artemia juga memiliki kandungan gizi yang tinggi sehingga sangat bagus untuk pertumbuhan burayak.

Perlu diketahui, artemia merupakan hewan laut yang hidup dipesisir dengan kadar garam yang cukup tinggi. Jadi untuk kalian yang ingin memberikan pakan ini sebaiknya bersihkan dulu menggunakan air tawar supaya kadar garam pada artemia berkurang.

6. Kutu Air

Kutu Air

Kutir atau kutu air termasuk makanan ikan cupang pilihan yang wajib diberikan. Kutu air merupakan bagian dari zooplankton yang hidup di air tawar.

Jenis pakan ini sangat digemari oleh burayak atau anakan ikan cupang. Biasanya burayak yang baru berusia 3 hari mulai memakan kutu air yang bergerak-gerak dalam air.

Perlu diketahui, kutu air memiliki kandungan lemak yang tidak telalu tinggi, jadi memberikan kutu air pada cupang tidak akan membuatnya tubuh lebih cepat.

Lalu kenapa kutu air menjadi pakan favorit? menurut beberapa pakar cupang, kutu air sangat bermanfaat untuk memperkuat tulang dan juga membuat warna cupang menjadi lebih indah. Semacam blush on kali ya ?hehe

7. Kuning Telur

Kuning Telur
Sumber : Alodokter.com

Tidak hanya bagus untuk manusia, namun kuning telur juga bagus untuk pertumbuhan anakan cupang. Kandungan gizinya dipercaya mempu membantu cupang tumbuh lebih cepat.

Untuk cara pemberiannya yaitu dengan cara mengukus atau merebus kuning telur terlebih dulu sebelum diberikan.

Meski kuning telur sangat bagus diberikan pada cupang, tapi sebaiknya jangan terlalu sering, cukup satu kali saja dalam seminggu. Hal ini bertujuan agar air dalam aquarium tidak cepat keruh.

8. Microworms

Microworms

Pakan hidup yang satu ini cocok diberikan pada bayi cupang atau burayak karena ukurannya yang sangat kecil. Microworms diperkirakan memiliki ukuran antara 0,5 mm hingga 2 mm saja.

Dengan kandungan gizi yang bagus, Microworms dipercaya bisa membantu burayak tumbuh lebih cepat.

Jenis pakan ini sangat cocok dijadikan sebagai pakan alternatif jika kutu air atau artemia di daerah kalian sulit didapatkan.

Nah, agar tidak bolak balik membeli Microworms dan untuk menghemat biaya, sebaiknya kalian budidayakannya sendiri dirumah. Caranya sangat gampang, beli bibit Microworms lalu masukan kedalam toples seperti gambar diatas.

Agar cepat berkembang berikan pakan berupa roti tawar atau oatmeal dan tempatkan pada suhu 26 derajat atau suhu ruangan.

9. Vinegar Eels

Vinegar eels

Vinegar eels merupakan hewan sejenis belut yang bergerak diatas permukaan air. Namun belut ini memiliki ukuran yang super kecil, sehingga cukup sulit dilihat dengan mata telanjang.

Sama seperti Mircroworms, Vinegar eels juga cocok dijadikan pakan cupang anakan atau Burayak.

Cara pembudidayaan Vinegar eels ini lebih sulit dibandingkan Microworms. Bagi yang ingin mecobanya, silahkan klik disini.

10. Daphnia Magna

Daphnia Magna

Daphnia Magna disebut juga Kutu Air Raksasa. Ia memang sejenis kutu air atau krustasea planktonik dengan ukuran yang lebih besar dari kutu air pada umumnya. Ketika dewasa, Daphnia Magna bisa mencapai ukuran 2 mm atau seukuran kacang hijau.

Hewan yang disebut kutu air raksasa ini kini sering dimanfaatkan sebagai pakan ikan hias, termasuk ikan cupang.

Sama dengan kutu air yang sudah saya ulas diatas, Daphnia Magna ini digemari para kolektor Betta Fish karena sangat bermanfaat untuk meningkatkan ketajaman warna.

Berdasarkan keterangan beberapa pakar ikan cupang yang sering mengikuti kontes baik tingkat Nasional maupun Internasional, pemberian pakan berupa Daphnia Magna berdampak jelas pada ketajaman warna, yakni warna menjadi lebih mengkilap.

Nah, untuk kalian yang punya ikan cupang hias, sepertinya wajib memberikan memberikan pakan alami ini. Biar cupang kalian terlihat Glowing. hehe

11. Insuforia

Insuforia

Makanan ikan cupang selanjutnya yaitu Insuforia. Hewan sejenis invertebrata ini kini populer dijadikan sebagai pakan cupang, baik untuk burayak maupun cupang dewasa.

Untuk mendapatkan Insuforia kalian bisa membudidayakannya sendiri dirumah, yaitu dengan cara mengambil bibit Insuforia di aquarium/kolam yang sudah digunakan untuk memelihara ikan dalam waktu lama.

Pastikan air dalam kolam/aquarium tersebut tidak terkena antibiotik. Kemudian air tersebut dimasukan kedalam toples dan tambahkan 1/2 sendok pelet (sesuaikan dengan banyaknya air). Kemudian tutup menggunakan kain supaya tidak ada nyamuk atau lalat yang hinggap.

Selanjutnya bungkus dengan plastik hitam atau letakan dalam ruangan yang gelap dan tidak terkena sinar matahari. Tunggu 3-5 hari dan lihat dalam toples tersebut akan muncul hewan-hewan kecil yang disebut Insuforia.

Selain menggunakan pelet, kita juga bisa menggunakan sari kol atau sawi. Caranya rebus kol atau sawi, kemudian peras hingga didapatkan sari kol atau sawi. Campurkan sari tersebut bersama ampas kol sawi kedalam air dari aquarium/kolam, kemudian ditutup dan tunggu seperti langkah diatas.

Tujuan pemberian pelet, sari kol atau sari sawi yaitu agar air tersebut mengalami pembusukan yang berat. Kenapa?karena Insuforia ini hidup pada pembusukan yang berat. Untuk lebih lengkapnya silahkan lihat video berikut ini => Pembuatan Insuforia

Merk Pelet Ikan Cupang

Selain menggunakan pakan hidup, para penggemar cupang juga sering menggunakan pelet sebapai pakan utama. Ada banyak alasan mengapa harus menggunakan pelet, diantaranya yaitu lebih mudah, simple, tersedia diberbagai toko, tidak mudah basi dan kandungannya pun sudah disesuaikan.

Selain itu, menggunakan pelet juga menghemat banyak waktu, jadi sangat cocok untuk kalian yang sedang sibuk dengan sekolah atau kerjaan kantor.

Berikut ini beberapa merk pelet yang bagus untuk makanan ikan cupang.

  1. Aqualife betta food
  2. Optimum betta
  3. Pelet otohime
  4. Betta Vit Super
  5. Aqualife S2

Itulah beberapa merk pelet ikan cupang yang bagus. Sebenarnya masih ada banyak merk lain yang belum mimin tuliskan, mungkin akan mimin lanjutkan pada update berikutnya.

Cara Memberi Makan Ikan Cupang

Tidak hanya jenis pakan saja yang penting, namun cara memberikan pakan pada ikan cupang juga harus diperhatikan. Apabila dilakukan dengan asal-asalan, tentu hal ini akan membuat kesehatan ikan terganggu. Jadi seperti apa pemberian pakan yang bagus? Simak ulasannya berikut ini.

Dalam sehari, berapa kali ikan cupang diberi makan?

Langsung mimin jawab saja ya, cukup 2x sehari, yaitu Siang dan Malam. Cupang bukanlah ikan rakus, jadi tidak perlu terlalu sering memberinya makan.

Jenis pakan juga bisa mempengaruhi frekuensi pemberian pakan loh, misal pakan yang kamu berikan berupa pelet maka cukup 2 x sehari, cacing beku, jentik nyamuk juga begitu. Tapi jika yang diberikan berupa cacing sutra hidup cukup diberikan sekali sehari dengan porsi yang cukup.

Selain itu, sesekali kita perlu memberi jeda waktu lebih lama dalam pemberian pakan. Hal ini bertujuan agar sistem pencernaan cupang memproses makanan yang belum tercerna dengan baik.

Seberapa porsi makanan untuk ikan cupang?

Ikan cupang memiliki lambung yang kecil, menurut beberapa sumber menyebutkan lambung ikan cupang kurang lebih sebesar bola mantanya.

Jadi seberapa porsi yang harus kamu berikan, silahkan perhatikan bola matanya. Beda jenis cupang biasanya beda ukuran, misalnya saja cupang giant tentu memiliki ukuran lambung yang lebih besar dibandingkan dengan jenis cupang lain.

Dalam pemberian pakan ini harus benar-benar kalian perhatikan, jangan sampai berlebihan karena pakan yang tidak habis dimakan bisa mencemari air sehingga kurang baik untuk ikan.

Nah, demikianlah penjelasan tentang beberapa jenis makanan ikan cupang yang bagus untuk pertumbuhan maupun warna tubuhnya. Setiap jenis pakan memiliki kelebihan dan juga kekurangan, jadi silahkan pilih yang menurut kalian paling cocok untuk cupang kesayangan.

Zona Hewan Seseorang yang hidup di desa, hobi menulis, memelihara aneka hewan dan senang bertani organik !

Ikan Komet

Zona Hewan
3 min read

Umpan Ikan Mas

Zona Hewan
4 min read

Ikan Cupang Termahal

Zona Hewan
4 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *