Zona Hewan Seseorang yang hidup di desa, hobi menulis, memelihara aneka hewan dan senang bertani organik !

Burung Pipit

5 min read

Burung Pipit – Halo sobat ZonaHewan.com, setelah kemarin kita bahas tentang berbagai jenis burung kecil bersuara merdu, kali ini kita akan membahas tentang burung pipit.

Meski burung ini sudah sangat populer, namun saya yakin masih ada informasi yang belum anda ketahui tentang burung bertubuh kecil ini. Jadi silahkan simak dengan baik artikel berikut ini.

Burung Pipit

Apa itu Burung Pipit ?

Burung Pipit merupakan nama sekelompok burung kecil pemakan biji-bijian yang tersebar di daerah tropis, termasuk di Indonesia.

Ia memiliki panjang tubuh sekitar 8,3 cm hingga 17 cm dengan bobot antara 6 gram – 25 gram. Tergantung dari spesiesnya.

Di daerah Jawa, burung pipit dikenal dengan nama burung emprit.

Saat ini ia termasuk dalam suku Estrildidae, yang sebelumnya ditempatkan dalam kelompok Manyar-Manyaran.

Burung pipit hidup secara berkelompok, terutama ketika sedang mencari makan.

Karena ia memakan biji-bijian, jadi sering dianggap sebagai hama bagi para petani padi.

Bahkan pada musim tertentu, para petani harus menjaga padi mereka dari serbuan burung bertubuh kecil ini.

Jenis Burung Pipit dan Gambarnya

Berikut ini beberapa jenis burung pipit yang populer di dunia lengkap dengan gambarnya.

1. Bondol Peking (Lonchura Punctulata)

Bondol Peking

Bondol peking atau pipit peking merupakan jenis burung pipit dengan panjang tubuh sekitar 11 cm.

Orang sunda menyebut burung ini dengan nama burung peking atau piit peking. Orang jawa menyebutnya prit peking atau emprit peking.

Sedangkan dalam bahasa Inggris, disebut dengan Scaly-breasted Munia, hal ini merujuk pada bulu-bulu putih seperti sisik ditubuh bawah.

Burung bondol peking ini sering ditemui ditempat-tempat terbuka seperti disekitar pemukiman warga, kebun, pekarangan hingga persawahan.

Makanan utamanya berupa biji-bijian biji-bijian, termasuk padi.

Ciri-ciri Bondol Peking :

  • Bertubuh kecil, panjang total sekitar 11 cm.
  • Kepala, leher, sisi atas tubuh dan ekornya berwarna cokelat.
  • Terdapat coretan-coretan semu berwarna putih pada bagian sayap.
  • Tenggorokan berwarna cokelat kemerahan.
  • Sisi bawah tubuhnya mulai dari dada, perut dan bagian sisi tubuh bermotif sisik berwarna putih.

2. Bondol haji (Lonchura maja)

Bondol Haji

Bondol Haji atau pipit haji adalah jenis burung pipit yang hidup di Semenanjung Malaya, Pulau Jawa, Pulau Sumatra, Bali dan pulau-pulau di sekitarnya.

Orang Jawa biasa menyebut burung ini dengan nama emprit haji. Nama tersebut merujuk pada kepala burung tersebut yang berwarna putih, seperti memakai peci putih ala orang Indonesia pulang dari haji.

Dalam musim kawin, emprit haji biasnya akan tersebar secara berpasangan, sedangkan saat musim panen padi, mereka akan membentuk kelompok besar untuk mencari makan.

Ciri-ciri Bondol Haji :

  • Bertubuh kecil, sekitar 11 cm.
  • Bagian kepala hingga leher berwarna putih.
  • Sedangkan tubuh bagian bawah dan atasnya berwarna cokelat.
  • Paruh abu-abu kebiruan.

3. Bondol Cokelat (Lonchura Atricapilla)

Bondol Cokelat

Dalam bahasa inggris, Bondol Cokelat ini dikenal dengan nama Chestnut Munia atau Black-headed Munia.

Burung ini tersebar cukup luas, ia ditemukan diberbagai negara mulai dari India, Bangladesh, Nepal, Burma, Cina, Taiwan, Vietnam, Thailand, Kamboja, Semenanjung Malaya, Laos, Indonesia, dan Filipina.

Di Tanah Air, burung bondol cokelat bisa ditemukan di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi dan sekitarnya (Togian, Buton, Muna, Banggai), Halmahera, dan Ambon.

Ciri-ciri Bondol Coklat :

  • Berukuran kecil, panjang totalnya (mulai dari paruh hingga ekor) sekitar 11 cm.
  • Hampir seluruh tubuhnya berwarna cokelat, kecuali bagian leher hingga kepala yang berwarna hitam.
  • Paruh berwarna abu-abu kebiruan.
  • Sedangkan kaki berwarna hitam kebiruan.

4. Bondol Rawa (Lonchura Malacca)

Bondol rawa

Bondol rawa merupakan jenis burung pipit yang berasal dari India dan Sri Lanka.

Tapi kini telah diintroduksi ke Hispaniola, Australia, Honduras, Jepang, Jamaika, Kuba, Puerto Rico, Portugal, Hawaii dan Venezuela.

Dalam Bahasa Inggris, burung bondol rawa disebut Tricoloured Munia.

Sebelum tahun 1990, bondol rawa disebut sebagai nenek moyang dari bondol cokelat. Namun sejak tahun 1990-1993, Kajian Sibley dan Monroe memisahkan kedua taksa tersebut.

Ciri-ciri Bondol Rawa :

  • Memiliki tiga warna, yaitu hitam, putih dan coklat.
  • Bagian kepala, tenggorokan dan perut berwarna hitam.
  • Bagian dada dan sisi samping berwarna putih.
  • Sedangkan bagian atas mulai dari punggung hingga ekor berwarna cokelat.
  • Paruh berwarna abu-abu kebiruan.
  • Kaki berwarna abu-abu pucat.

5. Bondol Dwiwarna (Lonchura Bicolor)

Bondol Dwiwarna

Bondol dwiwarna merupakan burung kecil yang ditemukan di tengah dan selatan Afrika.

Ia ditemukan di padang rumput lembap dan tropis/subtropis habitat hutan dataran rendah yang lembap.

Berbeda dari burung pipit lainya, bondol dwiwarna dikenal sebagai pemakan ganggang.

Ciri-ciri Bondol Dwiwarna :

  • Dikenal sebagai burung pemakan ganggang.
  • Paruh berwarna abu-abu kebiruan.
  • Kepala berwarna hitam kecoklatan.
  • Punggung berwarna cokelat.
  • Bagian ekor berwarna hitam.
  • Tubuh bagian bawah mulai dari dada, perut hingga tunggir berwarna putih.
  • Sisi tubuh dan sayap terdapat bintik-bintik putih seperti batik.

6. Bondol Oto-hitam (Lonchura ferruginosa)

Bondol Oto-hitam

Burung pipit berikut ini memiliki penampilan yang mempesona, yaitu burung pipit oto-hitam atau bondol oto-hitam.

Dalam bahasa Inggris, ia dikenal dengan nama White-capped munia. Sedangkan dalam bahasa latin disebut  Lonchura ferruginosa.

Seperti burung pipit lainya, bondol oto-hitam merupakan burung pemakan biji-bijian. Ia tersebar di dataran rendah hingga ketinggian 1.800 m dpl.

Ciri-ciri Bondol Oto-hitam :

  • Memiliki tubuh kecil, yaitu sekitar 11 cm.
  • Kepala berwarna putih.
  • Tubuh bagian atas mulai dari punggung hingga ekor berwarna coklat berangan.
  • Dagu, tenggorokan dan perut bagian bawah berwarna hitam.
  • Paruh berwarna abu-abu kebiraun.
  • Iris mata berwarna merah.

7. Bondol Kalimantan (Lonchura Fuscans)

Burung Pipit Kalimantan

Bondol Kalimantan merupakan jenis burung pipit endemik pulai Kalimantan. Artinya burung ini hanya ditemukan di Kalimantan.

Dalam Bahasa Inggris, bondol Kalimantan disebut dengan Dusky Munia. Sedangkan dalam bahasa latin ia disebut Lonchura fuscans.

Umumnya burung bondol Kalimantan hidup di daerah dataran rendah hingga ketinggian 500 m dpl. Berada di semak sekunder, tepi-tepi hutan, padang rumput dan lahan-lahan pertanian.

Ciri-ciri Bondol Kalimantan :

  • Panjang tubuh total, diukur dari paruh hingga ekor sekitar 11 cm.
  • Seluruh tubuhnya diselimuti bulu berwarna gelap, yaitu cokelat kehitaman.
  • Paruh atas berwarna hitam, sedangkan paruh bawah berwarna abu-abu.
  • Iris mata berwarna cokelat dan kaki berwarna hitam.

8. Bondol Jawa (Lonchura leucogastroides)

Burung pipit jawa

Dari sekian banyak jenis burung pipit, pipit jawa merupakan jenis yang paling populer di Indonesia.

Meski bernama bondol jawa atau pipit jawa, namun burung ini ditemukan juga di beberapa daerah lain seperti Sumatra, Bali dan Lombok.

Dalam literasi Internasional, bondol jawa disebut dengan nama Javan Munia. Sedangkan dalam bahasa latin ia disebut dengan Lonchura leucogastroides.

Bondol jawa biasanya hidup secara berpasangan atau dalam kelompok kecil. Namun ketika menghadapi musim panen padi, mereka akan membentuk kelompok besar untuk mencari makan. Bahkan tak jarang bergabung dengan jenis burung pipit lain seperti pipit peking.

Ciri-ciri Bondol Jawa :

  • Bertubuh kecil, panjang total sekitar 11 cm.
  • Kepala, tenggorokan, sisi atas tubuh hingga ekor berwarna cokelat tua.
  • Bagian dada, perut dan sisi tubuhnya berwarna putih bersih.
  • Paruh bagian atas hitam, sedangkan paruh bagian bawah abu-abu kebiruan.
  • Kaki berwarna hitam keabu-abuan.

9. Bondol Tunggir-putih (Lonchura striata)

Bondol tunggir-putih

Bondol Tunggir Putih merupakan jenis burung pipit yang berasal dari benua Asia Tropis.

Spesies ini terlihat mirip dengan bondol jawa, namun jika diamati, ada beberapa perbedaan yang cukup jelas.

Bondol tunggir putih terkadang disebut dengan Finch-lurik. Hal ini merujuk pada corok pada bagian punggungnya yang terdapat guratan-guratan putih.

Ciri-ciri Bondol Tunggir Putih :

  • Bulu kepala dan punggung bagian atas berwarna coklat dan terdapat guratan putih.
  • Punggung bagian bawah berwarna putih. Sedangkan pangkal pantat hingga ujung ekor berwarna coklat.
  • Kedua sayap berwara coklat polos.
  • Danggu dan tenggorokan berwarna coklat kehitaman. Sedangkan dada hingga perut bawah berwarna putih bersih.
  • Paruh atas berwarna hitam, sedangkan paruh bawah berwarna abu-abu kebiruan.

Makanan Burung Pipit

Burung pipit merupakan burung pemakan biji-bijian. Ia memiliki paruh yang kuat untuk mengupas atau menghancurkan berbagai jenis biji-bijian.

Nah, bagi kalian yang memelihara burung pipit namun tidak tahu apa saja jenis biji-bijian yang bagus untuknya. Berikut ini beberapa rekomendasi pakan burung pipit.

1. Milet

Milet merupakan serelia yang populer dijadikan sebagai pakan burung kicau. Biji milet dipilih sebagai pakan burung karena memiliki kandungan gizi yang bagus.

Selain karena kandungan gizinya yang lengkap, milet juga sangat disukai oleh semua burung pemakan biji, termasuk burung pipit.

Umumnya ada dua jenis milet yang dijual dipasaran, yaitu milet putih dan milet merah. Kalian bisa memberikan salah satu jenis milet tersebut atau bisa juga mencampurkan keduanya.

2. Canary Seed

Selain milet pakan yang tak kalah bagus selanjutnya yaitu canary seed atau biji kenari. Pakan ini sangat bagus untuk meningkatkan kualitas burung pipit.

3. Padi

Padi merupakan makanan burung pipit paling umum. Bahkan pada musin panen padi biasanya burung bertubuh kecil ini akan memakan pada yang ada disawah hingga dianggap sebagai hama oleh para petani.

4. Jagung

Alternatif pakan selanjutnya yaitu jagung. Jagung memiliki kandungan karbohidrat yang cukup tinggi, jadi sangat bagus untuk masa pertubuhan si burung.

Harga Burung Pipit

Berikut ini daftar harga burung emprit yang kami kutip dari situs Pasarburung.top :

Varian Burung PipitHarga / Sepasang
Red crested cardinal (Angry Bird)15.000.000
Red siskin5.550.000
Goldfinch major4.000.000
large bullfinch3.500.000
Green cardinal3.000.000
Hawk finch eropa2.500.000
Gold finch2.000.000
Bull finch2.000.000
European siskin1.750.000
Redpoll siskin1.750.000
Chaffinch1.750.000
Green finch1.500.000
Black headed blue whitebreasted gouldian1.500.000
Mexican house finch1.000.000
Owl finch1.000.000
Diamond sparrow1.000.000
Red headed parrot finch1.000.000
Mozambique granti900.000
Zebra finch holland450.000 – 900.000
Strawberry Finch berkisar100.000
Zebra Finch berkisar400.000
Bull Finch berkisar4.000.000

Demikianlah 9 jenis burung pipit yang populer di Indonesia lengkap dengan gambar, makanan dan harga burung pipit terbaru.

Meski burung pipit tidak memiliki suara yang istimewa, namun beberpa spesies diantaranya memiliki penampilan yang menarik. Jadi sangat cocok dijadikan sebagai burung hiasan.

Zona Hewan Seseorang yang hidup di desa, hobi menulis, memelihara aneka hewan dan senang bertani organik !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *